PEPEP {DRUMS}
Nama lengkap : Ilham
Febry.
Tanggal lahir : Pria
kelahiran 9 Februari 1982
Bandung
Kebiasaaan : berhobi
Memasak.Pepep juga
mempunyai usaha Studio
Rekaman,Latihan,Rental
Soundsystem.Selain Hobi
Memasak juga hobi
memelihara berbagai jenis
burung & anjing.menurut
Pepep memelihara Hewan
dapat menghilangkan
STRES.Setiap Bangun Pagi
Putra Darmi & Helmy
menyempatkan membaca
koran.Lulusan S1 Ekonomi
Unpar ini suka mebaca
buku rohani milik Drs
Dyayadi berjudul
MENGAPA SAYA MASUK
ISLAM.Ada 1kebiasaan
Unik Pepep kala
menjelang sore,yaitu.....
suka memasak di
dapur,Mengapa?ternyata
Pepep mempunyai
keahlian Memasak.Setelah
matang Mimi{pacar
Pepep}lah yang menjadi
orang pertama mencicipi
masakan Pepep.Sebelum
Tidur Pepep selalu
memutar lagu-lagu Band
& Penyanyi luar Negeri
seperti Deep
Purple,Coldplay,BonJovi,Muse
& Toto.Selama waktu
Liburan Pepep suka
Menyempatkan Renang &
Trade Mil merupakan
olahraga kesenangan
Pepep.
Usaha; pria ini juga
mempunyai usaha Studio
Rekaman,Latihan,Rental
Soundsystem.
Pepep, Si Murid Abadi
Berawal dari les piano
yang diikutinya sejak
kelas 2 SD, cowok
bernama asli Ilham
Febri ini mulai
ketagihan mempelajari
hal lain. Dia sempat
mencoba bidang tarik
suara dan jadi anggota
Bina Vokalia selama
satu tahun, sampai
akhirnya tertarik pada
perkusi. Inilah yang
akhirnya membuat
Pepep memutuskan
untuk jadi drummer
hingga saat ini.
Menurut cowok
kelahiran Jember, 9
Ferbruari 1982 ini,
bermain drum adalah
sebuah tantangan,
karena alat musik ini
nggak punya notasi.
"Tapi dia penting
banget dalam struktur
sebuah lagu, karena
dari drum-lah beat-beat
itu dihasilkan," kata
Pepep.
Fasih megang berbagai
alat musik membuat
pengguna setia drum
DW Collectar dan Tama
Star Classic ini jadi
hobi mengaransemen
lagu.
"Kira-kira sejak SMP
lah, kalo lagi nganggur
pasti kerjaannya
ngulik-ngulik lagu. Bikin
melodinya dulu pake
keyboard atau gitar,
terus masukin bassnya,
baru masukin beat-
nya," sambung Pepep.
Orang yang punya andil
besar dalam
memperkenalkan
Pepep dengan dunia
musik adalah ayahnya,
(alm.) Helmy Azis.
Sang ayah yang
bekerja di PJKA ini
sehari-harinya
memang hobi nyanyi
dan main gitar. Bahkan,
beliau juga lah yang
mengusulkan nama
ST12 sebagai nama
band Pepep dkk.
Tapi Pepep ternyata
bukan cuma ketagihan
sekolah musik. Setelah
lulus dari jurusan
Akuntansi di
Universitas
Parahyangan Bandung,
anak ke-4 dari 4
bersaudara ini
langsung mendaftarkan
diri di sebuah sekolah
enterpreneur. Tahun
berikutnya, dia
mengambil jurusan
Public Speaking selama
satu tahun, dilanjutkan
dengan sekolah Sound
Engineering untuk
membantu bisnis
studionya di Bandung.
Hebatnya, kegiatannya
manggung dari kafe ke
kafe semasa kuliah
sama sekali nggak
mengganggu studinya.
Semua sekolah yang
dia masuki berhasil
diselesaikan dengan
baik, dan di waktu yang
bersamaan prestasinya
di bidang musik juga
mulai menuai sukses.
Sebelum membentuk
ST12, cowok yang
mengidolakan Stewart
Capeland ini sempat
merilis satu album
dengan band lamanya,
Oliv.
Pepeng memang sadar
bahwa dia nggak bisa
selamanya
menggantungkan hidup
cuma dari musik.
Makanya dia buka
usaha studio rekaman,
studio latihan, rental
instrumen dan sound,
serta Event Organizer,
di rumahnya di
Bandung. Alumni SMA
BPI Bandung ini juga
sempat mengajar di
sebuah sekolah musik,
tapi terpaksa distop
karena jadwalnya di
ST12 udah semakin
padat.
Yang jelas, di sela-sela
kesibukannya bareng
ST12 dan mengurus
bisnisnya yang
seabreg itu, Pepep
mengaku nggak pernah
berhenti cari ilmu.
Nggak harus dari
sekolah, karena bisa
juga dari pengalaman.
"Kalo nggak mau
belajar, ya nggak akan
pinter." tutupnya.
Setuju, Pep.